- LUAR BIASA! PRAMUKA MTSN 7 KUNINGAN DOMINASI KSA 2026 DENGAN RAIHAN JUARA UMUM
- PKS MTSN 7 KUNINGAN BORONG PRESTASI DI DIKLAT PKS DAN POLJAR TINGKAT POLSEK JALAKSANA
- KILAS BALIK 2 DEKADE, REUNI ALUMNI MTSN 7 KUNINGAN SARAT HARU DAN KEBERSAMAAN
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN RAIH MEDALI PERUNGGU MOSAIC IPS TINGKAT JAWA BARAT
- MTSN 7 KUNINGAN IMPLEMENTASIKAN PROGRAM TAHSIN, TAHFIDZ, DAN KEPUTRIAN
- MTSN 7 KUNINGAN RAIH DUA PENGHARGAAN KPPN AWARD SEMESTER I 2026
- MTSN 7 KUNINGAN JALIN KEMITRAAN DENGAN TIGA LEMBAGA PROGRAM TAHSIN, TAHFIZ, DAN KEPUTRIAN
- MATAMUDA MTSN 7 KUNINGAN DITUTUP
- TANAMKAN KESADARAN ANTI PERUNDUNGAN, MTSN 7 KUNINGAN HADIRKAN EDUKASI PERLINDUNGAN ANAK
- CEGAH HOAKS DAN PERUNDUNGAN DARING, MTSN 7 KUNINGAN BEKALI MURID BARU LITERASI DIGITAL
MATAMUDA MTSN 7 KUNINGAN DITUTUP
DENGAN PENANAMAN BIBIT JERUK, TANAMKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN SEJAK DINI

Jalaksana (KEMENAG) MTs Negeri 7 Kuningan menutup rangkaian Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan kegiatan penanaman bibit jeruk di lingkungan madrasah, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen madrasah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung implementasi Madrasah Ramah Anak sebagaimana tertuang dalam Petunjuk Teknis (Juknis) MATAMUDA Tahun 2026.
Penutupan MATAMUDA diawali dengan apel bersama yang diikuti seluruh peserta didik baru, dewan guru, dan panitia. Dalam kesempatan tersebut, peserta kembali mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter.
Aksi penanaman bibit jeruk dipimpin secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, didampingi panitia MATAMUDA dan perwakilan peserta didik baru. Bibit jeruk dipilih sebagai simbol harapan agar para murid mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan, sebagaimana pohon yang kelak menghasilkan buah.
Ketua Panitia MATAMUDA, N. Dedeh Jamilah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik baru sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal mereka menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 7 Kuningan.
"Melalui penanaman bibit jeruk ini, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesabaran dalam merawat sesuatu hingga memberikan manfaat. Hal ini sejalan dengan semangat MATAMUDA yang menghadirkan lingkungan madrasah yang aman, ramah anak, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik," ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan.
"Kami berharap bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik, sebagaimana harapan kami agar seluruh murid baru berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berilmu, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Selama lima hari pelaksanaan, MATAMUDA di MTsN 7 Kuningan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, di antaranya penguatan karakter, edukasi bahaya narkoba, literasi digital, perlindungan anak dan pencegahan perundungan, pengenalan budaya madrasah, serta pendidikan kepramukaan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai Petunjuk Teknis MATAMUDA Tahun 2026 yang mengedepankan prinsip edukatif, ramah anak, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Dengan berakhirnya MATAMUDA, peserta didik baru diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan madrasah, memahami budaya belajar di MTsN 7 Kuningan, serta siap mengikuti proses pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan semangat, disiplin, dan karakter yang kuat.
Kontributor: Intan Darmayanti



