- LUAR BIASA! PRAMUKA MTSN 7 KUNINGAN DOMINASI KSA 2026 DENGAN RAIHAN JUARA UMUM
- PKS MTSN 7 KUNINGAN BORONG PRESTASI DI DIKLAT PKS DAN POLJAR TINGKAT POLSEK JALAKSANA
- KILAS BALIK 2 DEKADE, REUNI ALUMNI MTSN 7 KUNINGAN SARAT HARU DAN KEBERSAMAAN
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN RAIH MEDALI PERUNGGU MOSAIC IPS TINGKAT JAWA BARAT
- MTSN 7 KUNINGAN IMPLEMENTASIKAN PROGRAM TAHSIN, TAHFIDZ, DAN KEPUTRIAN
- MTSN 7 KUNINGAN RAIH DUA PENGHARGAAN KPPN AWARD SEMESTER I 2026
- MTSN 7 KUNINGAN JALIN KEMITRAAN DENGAN TIGA LEMBAGA PROGRAM TAHSIN, TAHFIZ, DAN KEPUTRIAN
- MATAMUDA MTSN 7 KUNINGAN DITUTUP
- TANAMKAN KESADARAN ANTI PERUNDUNGAN, MTSN 7 KUNINGAN HADIRKAN EDUKASI PERLINDUNGAN ANAK
- CEGAH HOAKS DAN PERUNDUNGAN DARING, MTSN 7 KUNINGAN BEKALI MURID BARU LITERASI DIGITAL
GURU MTSN 7 KUNINGAN IKUTI IHT BAHAS KBC, CODING, DAN DEEP LEARNING

Jalaksana (KEMENAG) MTsN 7 Kuningan menggelar In House Training (IHT) bagi seluruh tenaga pendidik sebagai persiapan menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah pada Jumat (10/7/2026) tersebut dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Atep Baharudin.
IHT menghadirkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, dan Pengawas Madrasah, Ano Sutarno, sebagai narasumber. Pelatihan difokuskan pada penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pembelajaran berbasis coding, pendekatan deep learning, Sekolah Ramah Anak, serta penyusunan perangkat pembelajaran.
Dalam sambutannya, Atep Baharudin mengapresiasi pelaksanaan IHT sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran di madrasah.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Rindi Antika Octaviani, mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi bekal penting bagi guru dalam menerapkan kebijakan dan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. "Melalui IHT ini kami berharap seluruh guru semakin siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, memanfaatkan pendekatan pembelajaran yang inovatif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak," ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Madrasah, Ano Sutarno, mengingatkan pentingnya konsistensi guru dalam menerapkan hasil pelatihan di ruang kelas. "Kurikulum dan metode pembelajaran terus berkembang. Guru harus terus belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kompetensinya agar pembelajaran benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik," pesannya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan materi dalam proses pembelajaran. Melalui IHT ini, MTsN 7 Kuningan berharap seluruh guru semakin siap menyelenggarakan pembelajaran yang inovatif, berkualitas, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik.
Kontributor: Intan Darmayanti



