- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
MANFAATKAN ONEX, MTSN 7 KUNINGAN WUJUDKAN ASESMEN EFISIEN DAN RAMAH LINGKUNGAN

Jalaksana (KEMENAG) Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MTs Negeri 7 Kuningan, pada Senin (25/6/2026). Jika umumnya ujian identik dengan tumpukan naskah soal dan lembar jawaban, kali ini seluruh proses asesmen berlangsung tanpa selembar kertas pun.
MTsN 7 Kuningan memanfaatkan aplikasi ONEX sebagai media asesmen berbasis digital bagi siswa kelas VII dan VIII pada pelaksanaan ASAT Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung sejak 25 Mei hingga 5 Juni 2026. Inovasi tersebut menjadi langkah nyata madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang efektif sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa dan banyaknya mata pelajaran yang diujikan, penggunaan ONEX berhasil mengurangi kebutuhan ribuan lembar kertas yang biasanya digunakan dalam ujian konvensional. Selain lebih efisien, sistem ini juga memudahkan guru dalam pengelolaan asesmen.
Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, mengatakan bahwa digitalisasi asesmen tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. "Digitalisasi asesmen melalui ONEX merupakan salah satu upaya MTsN 7 Kuningan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan kertas, kami berharap dapat menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian alam," ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, panitia dapat memantau pelaksanaan asesmen secara real time, mulai dari kehadiran peserta, progres pengerjaan, hingga hasil yang diperoleh siswa. Guru pun tidak lagi harus menggandakan soal dalam jumlah besar, sementara peserta didik dapat mengerjakan asesmen secara lebih praktis melalui perangkat yang telah disiapkan.
Inovasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di madrasah tidak hanya mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Melalui ASAT berbasis ONEX, MTsN 7 Kuningan membuktikan bahwa teknologi dan semangat menjaga kelestarian alam dapat berjalan beriringan demi mewujudkan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kontributor: Tiara Putri Adnin



