- TIM GABUNGAN KECAMATAN JALAKSANA SIDAK PROGRAM MBG DI MTSN 7 KUNINGAN
- DARI KELAS KE MUSEUM, SISWA MTSN 7 KUNINGAN TELUSURI JEJAK KEHIDUPAN PRASEJARAH
- EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, MTSN 7 KUNINGAN IKUTI SURVEI KEMENAG
- IKUTI AKGTK 2026, MTSN 7 KUNINGAN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK
- TINGKATKAN KOMPETENSI, GURU BK MTSN 7 KUNINGAN DALAMI LAYANAN KONSELING BERBASIS CINTA
- DARI DAPUR KE TEKS PROSEDUR, SISWA MTSN 7 KUNINGAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
- KUA JALAKSANA DAN MTSN 7 KUNINGAN JAJAKI KERJA SAMA PEMBINAAN KEAGAMAAN REMAJA
- KENAKAN BATIK, WARGA MTSN 7 KUNINGAN RAYAKAN WARISAN BUDAYA BANGSA
- SENAM BERSAMA, MTSN 7 KUNINGAN PERKUAT SILATURAHMI DENGAN WALI MURID
- PUSKESMAS JALAKSANA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS BAGI SISWA MTSN 7 KUNINGAN
MANFAATKAN ONEX, MTSN 7 KUNINGAN WUJUDKAN ASESMEN EFISIEN DAN RAMAH LINGKUNGAN

Jalaksana (KEMENAG) Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MTs Negeri 7 Kuningan, pada Senin (25/6/2026). Jika umumnya ujian identik dengan tumpukan naskah soal dan lembar jawaban, kali ini seluruh proses asesmen berlangsung tanpa selembar kertas pun.
MTsN 7 Kuningan memanfaatkan aplikasi ONEX sebagai media asesmen berbasis digital bagi siswa kelas VII dan VIII pada pelaksanaan ASAT Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung sejak 25 Mei hingga 5 Juni 2026. Inovasi tersebut menjadi langkah nyata madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang efektif sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa dan banyaknya mata pelajaran yang diujikan, penggunaan ONEX berhasil mengurangi kebutuhan ribuan lembar kertas yang biasanya digunakan dalam ujian konvensional. Selain lebih efisien, sistem ini juga memudahkan guru dalam pengelolaan asesmen.
Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, mengatakan bahwa digitalisasi asesmen tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. "Digitalisasi asesmen melalui ONEX merupakan salah satu upaya MTsN 7 Kuningan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan kertas, kami berharap dapat menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian alam," ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, panitia dapat memantau pelaksanaan asesmen secara real time, mulai dari kehadiran peserta, progres pengerjaan, hingga hasil yang diperoleh siswa. Guru pun tidak lagi harus menggandakan soal dalam jumlah besar, sementara peserta didik dapat mengerjakan asesmen secara lebih praktis melalui perangkat yang telah disiapkan.
Inovasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di madrasah tidak hanya mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Melalui ASAT berbasis ONEX, MTsN 7 Kuningan membuktikan bahwa teknologi dan semangat menjaga kelestarian alam dapat berjalan beriringan demi mewujudkan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kontributor: Tiara Putri Adnin


