- MTSN 7 KUNINGAN BERI PENDAMPINGAN MAKSIMAL PADA PROSES SPMB 2026
- MTSN 7 KUNINGAN CETAK 27 PRAMUKA GARUDA PADA GEBYAR PRAMUKA KUNINGAN 2026
- BANGGAKAN MADRASAH, SEMBILAN SISWA MTSN 7 KUNINGAN LOLOS KE SEKOLAH MANUSIA UNGGUL
- SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK
- MTSN 7 KUNINGAN TETAPKAN EMPAT WAKAMAD PERIODE 2026–2028 MELALUI PEMILIHAN DEMOKRATIS
- MTSN 7 KUNINGAN BERIKAN APRESIASI KEPADA SISWA BERPRESTASI JELANG PEMBAGIAN RAPOR
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR SERAH TERIMA JABATAN DAN PENYEMATAN ANGGOTA BARU PMR MADYA
- PENGURUS PERPUSTAKAAN MTSN 7 KUNINGAN KUNJUNGI PERPUSDA UNTUK PERKUAT BUDAYA LITERASI
- SISWA MTSN 7 KUNINGAN BELAJAR PROSES MAKAN BERGIZI GRATIS MELALUI OUTING CLASS DI SPPG DAPOER CIREMA
- 27 SISWA MTSN 7 KUNINGAN BERJUANG RAIH PREDIKAT PRAMUKA GARUDA
SISWI MTSN 7 KUNINGAN IKUTI OUTING CLASS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI PEREMPUAN DI BEEK

Jalaksana (KEMENAG) Sebanyak 24 siswi MTsN 7 Kuningan mengikuti kegiatan outing class di Balai Edukasi Ekosistem Kuningan (BEEK), Gedung Graha Wangi, Kabupaten Kuningan, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan peserta didik melalui pembelajaran di luar kelas sekaligus meningkatkan pemahaman tentang literasi budaya, kesehatan reproduksi, dan literasi digital.
Kegiatan yang dikhususkan bagi peserta didik perempuan tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang mengintegrasikan aspek sejarah, budaya, dan penguatan karakter. Gedung Graha Wangi yang menjadi lokasi kegiatan merupakan bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial yang kini dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kreativitas masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, mengatakan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik di luar ruang kelas. "Kami ingin peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual. BEEK menjadi salah satu contoh bagaimana sejarah, budaya, dan kreativitas dapat dipadukan menjadi sarana edukasi yang inspiratif," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswi diajak mengenal berbagai fasilitas yang tersedia di BEEK, mulai dari ruang pameran, studio kreatif, hingga perpustakaan. Selain itu, peserta juga mengikuti dua sesi seminar edukatif yang membahas tentang literasi digital dan kesehatan reproduksi remaja.
Kepala Perpustakaan MTsN 7 Kuningan sekaligus penyelenggara kegiatan, Anton, menjelaskan bahwa outing class ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada peserta didik. "Melalui kegiatan ini, kami berharap siswi tidak hanya memperoleh wawasan tentang budaya dan sejarah, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan diri, penggunaan media sosial yang bijak, serta pentingnya membangun karakter yang tangguh," tuturnya.
Kegiatan yang didampingi oleh Kiki Sakiman, Yusi Novianti, dan Tiara Putri Adnin tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain mengikuti sesi edukasi, para siswi juga berkesempatan mengeksplorasi berbagai ruang kreatif yang tersedia di lingkungan BEEK.
Melalui kegiatan outing class ini, MTsN 7 Kuningan berharap peserta didik semakin mencintai sejarah dan budaya lokal, memiliki literasi digital yang baik, serta tumbuh menjadi generasi perempuan yang cerdas, mandiri, dan berkarakter.
Kontributor: Intan Darmayanti



