Breaking News
- TIM GABUNGAN KECAMATAN JALAKSANA SIDAK PROGRAM MBG DI MTSN 7 KUNINGAN
- DARI KELAS KE MUSEUM, SISWA MTSN 7 KUNINGAN TELUSURI JEJAK KEHIDUPAN PRASEJARAH
- EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, MTSN 7 KUNINGAN IKUTI SURVEI KEMENAG
- IKUTI AKGTK 2026, MTSN 7 KUNINGAN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK
- TINGKATKAN KOMPETENSI, GURU BK MTSN 7 KUNINGAN DALAMI LAYANAN KONSELING BERBASIS CINTA
- DARI DAPUR KE TEKS PROSEDUR, SISWA MTSN 7 KUNINGAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
- KUA JALAKSANA DAN MTSN 7 KUNINGAN JAJAKI KERJA SAMA PEMBINAAN KEAGAMAAN REMAJA
- KENAKAN BATIK, WARGA MTSN 7 KUNINGAN RAYAKAN WARISAN BUDAYA BANGSA
- SENAM BERSAMA, MTSN 7 KUNINGAN PERKUAT SILATURAHMI DENGAN WALI MURID
- PUSKESMAS JALAKSANA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS BAGI SISWA MTSN 7 KUNINGAN
EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, MTSN 7 KUNINGAN IKUTI SURVEI KEMENAG

Jalaksana (KEMENAG) MTsN 7 Kuningan melaksanakan Survei Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan Kementerian Agama RI, Selasa (13/10/26). Kegiatan ini diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sebagai bagian dari upaya mengevaluasi penerapan nilai-nilai KBC di lingkungan madrasah.
Survei dilaksanakan secara digital melalui aplikasi yang disediakan Kemenag dengan pendampingan tim pelaksana madrasah. Instrumen ini digunakan untuk mengukur sejauh mana nilai cinta, kasih sayang, dan kepedulian telah terintegrasi dalam proses pembelajaran maupun interaksi antarwarga madrasah.
Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, menyampaikan bahwa survei tersebut menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui efektivitas penerapan KBC sekaligus menentukan langkah perbaikan ke depan. “Hasil survei ini akan menjadi dasar bagi kami dalam mengambil kebijakan dan melakukan perbaikan, baik di bidang kurikulum, kesiswaan, maupun hubungan antarwarga madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, PKM Bidang Kurikulum, Rindi Antika Octaviani, menjelaskan bahwa survei juga memberikan gambaran mengenai persepsi siswa terhadap proses pembelajaran, beban tugas, serta kenyamanan selama mengikuti kegiatan di kelas. “Kami ingin memastikan pembelajaran tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai cinta, empati, dan kepedulian dalam diri siswa,” tuturnya.
Hasil survei selanjutnya akan dianalisis sebagai bahan penyusunan program tindak lanjut, khususnya dalam pengembangan kurikulum, peningkatan layanan pendidikan, dan penguatan kualitas lingkungan belajar di MTsN 7 Kuningan.
Kontributor: Intan Darmayanti
View all comments


