- TIM GABUNGAN KECAMATAN JALAKSANA SIDAK PROGRAM MBG DI MTSN 7 KUNINGAN
- DARI KELAS KE MUSEUM, SISWA MTSN 7 KUNINGAN TELUSURI JEJAK KEHIDUPAN PRASEJARAH
- EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, MTSN 7 KUNINGAN IKUTI SURVEI KEMENAG
- IKUTI AKGTK 2026, MTSN 7 KUNINGAN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK
- TINGKATKAN KOMPETENSI, GURU BK MTSN 7 KUNINGAN DALAMI LAYANAN KONSELING BERBASIS CINTA
- DARI DAPUR KE TEKS PROSEDUR, SISWA MTSN 7 KUNINGAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
- KUA JALAKSANA DAN MTSN 7 KUNINGAN JAJAKI KERJA SAMA PEMBINAAN KEAGAMAAN REMAJA
- KENAKAN BATIK, WARGA MTSN 7 KUNINGAN RAYAKAN WARISAN BUDAYA BANGSA
- SENAM BERSAMA, MTSN 7 KUNINGAN PERKUAT SILATURAHMI DENGAN WALI MURID
- PUSKESMAS JALAKSANA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS BAGI SISWA MTSN 7 KUNINGAN
IKUTI AKGTK 2026, MTSN 7 KUNINGAN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK

Jalaksana (KEMENAG) Guru dan tenaga kependidikan MTsN 7 Kuningan mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) yang dilaksanakan secara serentak pada Senin–Jumat (05–09/10/26). Kegiatan berbasis komputer ini bertujuan memetakan kompetensi sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan.
Pelaksanaan AKGTK berlangsung tertib dengan sejumlah instrumen asesmen yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, serta literasi digital.
Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, menyampaikan bahwa AKGTK bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan kesempatan bagi guru untuk merefleksikan kemampuan dan kualitas pembelajaran yang selama ini dijalankan. “AKGTK menjadi cermin bagi kita semua untuk mengetahui kekuatan dan aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasilnya diharapkan menjadi dasar bagi guru untuk terus belajar dan berinovasi dalam mendampingi peserta didik,” ujarnya.
Salah satu peserta AKGTK, Risnasari, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman sekaligus tantangan dalam memahami standar kompetensi guru, khususnya terkait literasi digital dan analisis kasus pembelajaran. “Soal-soalnya cukup menantang, terutama bagian literasi digital dan analisis kasus pembelajaran. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengasah kemampuan karena tuntutan dunia pendidikan semakin dinamis,” tuturnya.
MTsN 7 Kuningan berencana menindaklanjuti hasil asesmen melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan, seperti pelatihan, komunitas belajar, dan pendampingan antarguru guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran di madrasah.
Kontributor: Intan Darmayanti


