- TIM GABUNGAN KECAMATAN JALAKSANA SIDAK PROGRAM MBG DI MTSN 7 KUNINGAN
- DARI KELAS KE MUSEUM, SISWA MTSN 7 KUNINGAN TELUSURI JEJAK KEHIDUPAN PRASEJARAH
- EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, MTSN 7 KUNINGAN IKUTI SURVEI KEMENAG
- IKUTI AKGTK 2026, MTSN 7 KUNINGAN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK
- TINGKATKAN KOMPETENSI, GURU BK MTSN 7 KUNINGAN DALAMI LAYANAN KONSELING BERBASIS CINTA
- DARI DAPUR KE TEKS PROSEDUR, SISWA MTSN 7 KUNINGAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
- KUA JALAKSANA DAN MTSN 7 KUNINGAN JAJAKI KERJA SAMA PEMBINAAN KEAGAMAAN REMAJA
- KENAKAN BATIK, WARGA MTSN 7 KUNINGAN RAYAKAN WARISAN BUDAYA BANGSA
- SENAM BERSAMA, MTSN 7 KUNINGAN PERKUAT SILATURAHMI DENGAN WALI MURID
- PUSKESMAS JALAKSANA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS BAGI SISWA MTSN 7 KUNINGAN
MTSN 7 KUNINGAN BAWA PULANG DUA JUARA DARI AJANG KEAGAMAAN TINGKAT KABUPATEN

Jalaksana (KEMENAG) MTsN 7 Kuningan mengikuti perlombaan bidang keagamaan tingkat Kabupaten Kuningan di Masjid Dian Arrokhmat, Cijoho, pada Jumat (11/09/26). Sebanyak 20 siswa menjadi delegasi, terdiri atas 16 siswi pada cabang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ)/tahfidz dan empat siswa pada lomba adzan.
Keikutsertaan tersebut menghasilkan dua prestasi. Silfi Julianti meraih Juara 3 MHQ, sedangkan Muhammad Hafid meraih Juara 2 Lomba Adzan. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan kemampuan keagamaan sekaligus memberikan pengalaman berkompetisi bagi para siswa.
Selama mengikuti perlombaan, para peserta mendapat pendampingan dari pembina ekstrakurikuler tahfidz, Asidah dan Nita Apriani. Selain mempersiapkan kemampuan teknis, pendampingan juga diarahkan untuk membangun kepercayaan diri dan kesiapan siswa saat tampil di hadapan peserta dari sekolah dan madrasah lainnya.
Asidah mengapresiasi keberanian dan kesungguhan para siswa dalam mengikuti kompetisi tersebut. “Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dalam mengikuti perlombaan ini. Bagi kami, keikutsertaan mereka bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang keberanian untuk tampil, menguji kemampuan, dan mendapatkan pengalaman. Semoga melalui kegiatan ini mereka semakin percaya diri dan semakin mencintai Al-Quran serta kegiatan-kegiatan keagamaan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Nita Apriani mengingatkan peserta agar menjadikan kompetisi sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan kemampuan. “Kami berharap anak-anak dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan tidak menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Keberanian mereka untuk tampil dan membawa nama MTsN 7 Kuningan sudah menjadi pengalaman yang sangat berarti. Mudah-mudahan pengalaman ini dapat memotivasi mereka untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan,” tuturnya.
Hasil tersebut menjadi bagian dari pembinaan bidang keagamaan di MTsN 7 Kuningan. Madrasah terus memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan kompetisi.
Kontributor: Indana Zulfa


